Mengunjungi Pulau Wayang Lampung, “Raja Ampat Versi Mini”
Posted by Adi Wijaya on 13th July 2017
| 888 views
Ketika semua orang antusias menceritakan sebuah destinasi yang sangat keren seperti Raja Ampat, Pulau Labengki dan Sombori yang di gadang-gadang sebagai versi mininya raja ampat, di Lampung pun kini terdapat sebuah destinasi keren menyerupai raja ampat, orang-orang menyebutnya Pulau Wayang, Penasaran dengan tampilannya.. yukkk simak.. 

Pesona Lampung ini bener-bener nggak ada habisnya, dari destinasi buatan hingga yang masih belum terjamah kini bermunculan satu per satu, yang baru lagi kali ini sebuah destinansi yang sempat disamakan dengan raja ampat di papua meskipun dalam versi mininya, Penasaran dengan tempat tersebut akhirnya kami pun menyusun jadwal untuk mengunjunginya.

Mengunjungi Pulau Wayang Lampung, "Raja Ampat Versi Mini"
Mengunjungi Pulau Wayang Lampung, “Raja Ampat Versi Mini”

Berangkat dari Dermaga Ketapang sekitar pukul 10.00 WIB dengan menggunakan dua perahu masing-masing di isi sekitar 10 orang langsung menuju spot pertama yaitu pulau wayang. Butuh waktu sekitar 2 jam perjalanan untuk mencapai pulau tersebut.

Bersenda gurau sambil menikmati pemandangan yang tersaji adalah salah satu cara untuk membunuh kejenuhan selama perjalanan, lumayan bikin bosen lohh kalau nggak bisa menikmati perjalanan. Kita juga akan melewati pulau pahawang dan resort cantik yang berada di pahawang kecil..ssstttt menurut kabar villa ini milik orang prancis lohh hehe..

Cottage di pulau pahawang kecil yang kabarnya dipunyai oleh warga prancis

Jika bosan becandaan bisa makan cemilan sambil selfie-selfian jangan lupa.. wajib lohh hahaha…maklum sekarang itu nggak selfie berasa ada yang kurang.

Kapal Temen yang lain

Pulau Wayang udah Deket

Jika ombak sudah mulai terasa itu artinya pulau wayang sudah deket apalagi jika memang berangkatnya agak siangan, kemungkinan besar bakal ketemu ombak yang lumayan nggak bersahabat bagi beberapa orang, salah satunya bikin mual dan pusing, jadi disarankan jika ingin ke pulau wayang lebih pagi lebih baik.

Meskipun ombak di sekitar pulau ini lumayan, tapi beberapa nelayan menjadikan spot ini sebagai salah satu spot untuk mencari ikan. Waktu kami ke sini pun kami menjumpai nelayan yang sedang menangkap ikan, tak peduli dengan ombak gede mereka pun tetap sigap melihat ikan yang akan di jala, saya yakin mereka pelaut-pelaut hebat, tak percuma saya denger lagu sejak kecil nenek moyangku seorang pelaut hehehe…

Nih dia gais para nelayan itu..

Nelayan yang sedang menangkap ikan di sekitar pulau wayang

Paling Asik Jika Foto Dari Udara dengan Drone

Untuk mendapatkan foto terbaik pulau wayang memang paling enak jika mengambil foto dari udara menggunakan drone, tampilan pulau-pulau kecil di sekitarnya juga terlihat sangat cantik, meskipun tak seramai dengan gugusan pulau kecil di Raja ampat dan pulau labengki tapi menemuk spot seperti ini di Lampung itu sudah lebih dari cukup dan Alhamdulillah ada gitu loh 😉

Karena Bugis Traveler belum punya drone jadi saya pakai Foto  fikrii_baraqbah (silahkan lihat foto-foto lainnya di instagram dia)

Tak ada Drone, Foto dengan action cam juga udah keren 

Nggak perlu berkecil hati jika tak mampu mendapatkan angel foto dari udara, foto dengan action cam pun sudah bisa mendapatkan hasil foto yang keren kok.. nggak percaya lihat nih…

Kami fotonya masih terlalu jauh dari gugusan pulau wayang karena saat itu ombak di sekitar pulau sudah semakin mengguncang kapal, jadi demi keamanan bersama kami fotonya dari jauh aja nggak apa-apa kok 🙂

Mas teguh berfoto ala-ala titanic terbalik hahaha…

Jika telat berangkat, hati-hati yang nggak tahan ayunan ombak… (bisa mabuk laut)

Seperti yang sudah saya bilang di atas, jika berangkat agak siangan kemungkinan bakal ketemu ombak dan kemungkinan akan membuatmu pusing dan mual, salah satunya temen saya di bawah ini, si gadis jambi yang sampai kesel sama abang-abang kapalnya hehe….

Saya pun sesekali sempat melirik gimana mimik mukanya… sepertinya memang dia sudah mual dan pusing, bisa jadi senggol dikit kita di bacok 😀 😀

Yahh sebenarnya sih saya juga pusing..hehe.., tapi karena langsung tidur jadi lumayan mengurangi pusing yang ada.

Mengunjungi Pulau Wayang Lampung, "Raja Ampat Versi Mini"
ini dia si Gadis Jambi

Mohon maaf bugis traveler selfie juga hihihihi….

Pulau Wayang Lampung
Numpang Selpeh, Photo by Mas Teguh

Setelah kapal satunya sudah selesai berfoto, kita selanjutnya akan menuju ke pulau umang-umang, salah satu destinasi yang belum banyak di kunjungi orang, mempunyai pasir putih yang halus dan bebatuan yang sangat bagus, sangat recomended didatangi setelah ke pulau wayang.,, nantikan ceritanya di postingan berikutnya 🙂

Bagaimana Cara menuju ke Pulau Wayang Lampung

Salah satu cara termudah dan paling banyak dilalui orang adalah melalui dermaga pelabuhan ketapang. Dermaga ini terletak di antara dua pantai yang juga terkenal di lampung yaitu, setelah pantai sari ringgung dan sebelum pantai klara. atau 40 menit perjalanan dari kota bandar lampung menuju ke dermaga pelabuhan ketapang.

Oya sedikit tips and trik jika ingin ke pulau wayang:

  1. Baiknya jika ingin ke pulau wayang, berangkat pagilah dari dermaga ketapang, jadi kemungkinan untuk bertemu ombak yang lumayan bikin pusing bisa diminimalkan.
  2. Sewa kapal yang lumayan mahal, berkisar antara 1.200.000 s.d 1.500.000 tergantung lobi dan nego, harga segitu sudah termasuk destinasi pulau umang dan mampir snorkeling di taman nemo pahawang. Jadi minimal 10 orang lah biar lebih irit 🙂
  3. Karena perjalanan lumayan lama sekitar 2 jam an, jadi banyak-banyakin lah membawa cemilan biar nggak boring di kapal, oya bawa earphone biar denger musik dan jangan lupa kecamata hitam biar lebih kerenn…yoyoiiii;
  4. Jangan lupa bawa baju renang dan sunblock, kan ceritanya kita mau snorkeling di pulau berikutnya 😉
  5. Emmm apa lagi yah…kayaknya itu aja deh.. selamat menikmati perjalanan aja 🙂

Jika ada pertanyaan silahkan titip komentarnya di kolom komentar 🙂