Hanami Matsuri dan Travel Photography
Posted by Adi Wijaya on 6th March 2015
| 1680 views

Hanami Matsuri dan Travel PhotographyKeindahan alam adalah salah satu objek fotografi yang paling asli dan murni yang akan membuat semua orang yang melihatnya terkagum kagum. Objek natural ini kemudian diburu para travel photography ke seluruh dunia terutama untuk objek natural yang jarang ditemukan dan hanya terjadi beberapa kali saja.

Contohnya adalah ketika bermekaran bunga sakura di negara Jepang. Bunga ini tidak setiap hari mekar, tetapi ketika sudah mekar maka keindahannya akan terkembang dan membuat mata terkagum kagum melihatnya.

Travel Photography dalam Balutan Bunga Sakura
Hanami matsuri atau festival mekarnya bunga sakura atau cherry blossom adalah salah satu tradisi tradisional yang masih berkembang di era modern Jepang. Hanami adalah suatu acara dimana semua orang dapat menikmati keindahan bunga sakura yang sedang mekar dengan sempurna. Selain bunga sakura, ada juga bunga plum atau bunga ume yang tidak kalah indahnya.

Para travel photography akan dengan sengaja mengadakan perjalanan ke Jepang pada bukan maret, April, Mei untuk mengabadikan bermekarannya seluruh bunga di Jepang. Jika ketinggalan, maka pada bulan Februari akan ada bunga bermekaran lagi di Pulau Okinawa. Badan cuaca Jepang akan mengumumkan jadwal mekarnya bunga sakura, sehingga sebaiknya traveller terus memantau beritanya.

Mekarnya bunga sakura hanya terjadi 1 sampai 2 minggu. Singkatnya keindahan ini memang patut diabadikan untuk menjadi momen natural yang indah dan manis. Selain menikmati keindahan bunga sakura dan ume yang sedang mekar. Masyarakat Jepang juga biasa menikmati makanan dan bento di bawah pohon sakura pada siang atau malam hari. Menikmati keindahan sakura di malam hari biasanya disebut yokazura.

Tradisi ini sebenarnya sudah ada di negara gunung Fuji ini sekitar berabad abad yang lalu. Tradisi ini berkembang sejak periode Nara dengan memulai menikmati bunga Ume, sehingga pada umumnya bunga ume lebih banyak dinikmati oleh kaum tua karena nilai nostalgicnya yang lebih kuat. Sedangkan bunga sakura dimeriahkan oleh para pemuda dan masyarakat modern.

Bunga sakura atau bunga ume adalah pertanda bahwa panen tahunan telah tiba dan sebagai pertanda bahwa boleh dimulainya menanam padi. Orang orang jepang mempercayai bahwa poho sakura dan ume memiliki roh penjaga yang suci.

Terlepas dari hal tersebut, keindahan bunga sakura juga berbagai kegiatan yang dilakukan masyarakat jepang di sekitar pohon bunga ini adalah sebuah momen yang langka yang menjadi lebih indah jika diabadikan dengan kamera atau lensa. Para fotografer biasanya juga akan menangkap beberapa masyarakat jepang yang memakai pakaian tradisional khas jepang dalam menikmati momen mekarnya bunga ini. Tidak jarang juga ada keluarga yang sengaja datang dan menggelar tikar di bawah pohon sakura untuk menikmati bekal dan mekarnya bunga sakura.

Travel photography memang harus jeli dalam melihat peluang, terutama peluang mengabadikan momen dan menangkap mekarnya bunga sakura melalui lensa kamera yang mereka miliki.